Langsung ke konten utama

Anak Kami Sudah Tiga Tahun

Tak terduga, masih bisa terbuka dan lanjut menulis di Catatan Kaki Si-Nduy. Sudah lama sekali tidak bisa membuka akun ini. Presiden Indonesia dan Gubernur Jakarta saja sudah berubah orang. Mosok Si-Nduy belum bertransformasi menjadi orang yang lebih new. Si-Nduy sangat sangat sangat bersyukur diberikan kesempatan untuk berbagi cerita di laman ini. Walau sebetulnya sudah banyak momen yang skip ya tentang Si-Nduy. Tiga tahun bukan waktu yang sebentar.

Niat menulis Catatan Kaki Si-Nduy adalah sharing persiapan Wedding. Karena sudah terlalu sibuk dengan kantor yang pindah ke rumah, lalu mulai mengurus keluarga dan rezeki hamil, terlewatlah waktu menulis yang telah direncanakan itu. Sempat ingin menulis kehidupan saat hamil karena momennya pas dari lajang menjadi manusia yang akan melahirkan manusia. Ternyata kenyataan tidak berbanding lurus dengan harapan. Kondisi lebih hectic, karena masih tinggal di kosan yang apa-apa harus sendiri. Kemudian lanjut lahiran. Memang sudah tidak apa-apa sendiri lagi karena sudah tinggal bersama keluarga Si-Nduy. Tapi, lebih heboh karena Si-Nduy sudah ada tiga orang bukan dua lagi.

Sampai akhirnya hari ini, Catatan Kaki Si-Nduy dibuka lagi. Tentunya karena disengaja. Tangan ini terlalu rindu mengetik diatas keyboard. Apalagi laptop pinjaman kantor sedang santai di lemari. Ditambah, Si-Nduy junior sudah anteng karena menonton Toy Story 1-4 di televisi. Jadi karena semua itulah, Si-Nduy berkesempatan menulis lagi diatas laptop.

Intinya Catatan Kaki Si-Nduy mulai saat ini sudah dijamah (lagi).

WELCOME TO THE CATATAN SI-NDUY CLUB!

Salam kenal untuk pembaca yang baru gabung di laman yang kurang seru ini. Catatan Kaki Si-Nduy memang bukan situs yang membahas tips-tips pra pernikahan lagi. Saat ini, lebih ke tulisan seperti tips pasangan suami istri agar lebih hot di ranjang dan sebagainya. Juga, Si-Nduy lebih ingin menuliskan curahan hati tiap ada problematika yang kadang sukar untuk dibicarakan dengan gamblang ke orang lain tapi ternyata memang tetap harus ada pihak yang membuat pikiran terbuka. Intinya harus tepat dimana, kapan, dan kepada siapa mengungkapkan masalah rumah tangga.

Weits, kayaknya Catatan Kaki Si-Nduy ini akan jadi ajang curhat. Tenang! Curhatan di Catatan Kaki Si-Nduy akan diusahakan tidak seperti sinetron atau demo yang berjilid-jilid kok. Tapi lebih ke sharing dan memberikan pencerahan kepada pembaca yang membutuhkan solusi untuk tetap bertahan jika dalam keadaan sedih dalam pernikahan.

Tujuan Catatan Kaki Si-Nduy ini ya untuk mengingatkan kepada pembaca kalau, penulis juga butuh teman ngobol walau secara virtual. Jadi, diharapkan pembaca Catatan Kaki Si-Nduy bisa membubuhkan pesan dan kesan atau pertanyaan di kolom komentar. Setidaknya, kita bisa berkenalan dan saling sapa.

Semoga suka ya dengan pembahasan Catatan Kaki Si-Nduy kedepannya. Doain juga semoga selalu bisa sempatkan diri untuk buka laptop atau ponsel. 

Cherio...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencarian Gedung

Pencarian dimulai dari venue yang menjadi saksi bisu dalam acara Si-Nduy. Untuk lokasi, mencari yang dekat dengan akses kendaraan umum di daerah Rawamangun, Cililitan, atau Salemba. Oleh karena itu, Si-Nduy telah menuliskan mana saja gedung-gedung yang sekiranya cocok untuk masuk dalam list utama,  yaitu: 1. Aula Masjid At-Taqwa (IKIP Rawamangun) Aula berada di bawah Masjid At-Taqwa, jadi untuk Akad dapat dilaksanakan di Masjid, dan Resepsi di aula yang berada dibawahnya. Si-Nduy, belum punya fotonya saat ini. Nanti setelah cek lokasi, akan di upload foto-fotonya. Untuk harga, gedungnya saja 5.500.000,-. Itu sudah harga lepas tanpa ikatan katering dari pengelola. Kemudian, jika menggunakan Katering dari Ibu yang mengelola, untuk 250 Undangan sudah ada paket seharga 40.000.000,-. CP: 021-4897205 2. Aula Sudirman, Makodam Cililitan Belum dapat informasi lebih mengenai gedung ini. Tetapi Si-Nduy suka dengan suasana aula. Langit-langitnya tinggi, jadi tidak terlalu pe...

Hallo...

Sudah lama ternyata tidak mengisi ruang kosong dalam blog ini. Maklum, semenjak jadi istri, waktu untuk mengerjakan ini itu masih rancu dan sulit mendapat waktu luang. By the way, alhamdulillah, saat ini Si-Nduy tengah mengandung dengan usia tujuh bulan. Hehe.. Senang? Pasti. Hehe karena memang Si-Nduy ndak ada komitmen untuk menunda kehamilan. Alhamdulillah diberikan langsung oleh Allah. hihi  Awalnya sempat nggak percaya sudah berbadan dua, karena masih pengantin baru kan yaa, masih seru-serunya pacaran secara sah. Tapi, alhamdulillah rezeki diberikan langsung. Alhasil, menjadi calon ibu muda tidak semudah yang dibayangkan Si-Nduy.  Suami yang tadinya feel free terkait urusan makanan dan waktu Si-Nduy pergi-pergian sendiri, mulai protektif. Mulai dijaga ini itunya. Ada benarnya juga sih, karena dokter kandungan Si-Nduy bilang, usia kandungan 0-12 minggu itu masih rentan. Jadi kalau bisa makan yang bergizi dan seimbang. Tidak perlu minum susu atau suplemen ini it...

First Step!

Hari ini, Si-Nduy sudah memulai langkah awal dengan membayarkan uang DP gedung. hehe Alhamdulillah, kuitansi sudah ditangan dan BISMILLAH lancar sampai hari H. Oh iya, kami akhirnya memutuskan untuk setia pada pilihan utama kami yaitu Aula Masjid At-Taqwa IKIP Rawamangun. Alhamdulillah, Ibu Mustain menerima kami dengan senang hati (ya iyalah ya, hehe kan jadi DP). So, doain yaaa semoga kami lancar. Bismillah.