Langsung ke konten utama

Hallo...

Sudah lama ternyata tidak mengisi ruang kosong dalam blog ini. Maklum, semenjak jadi istri, waktu untuk mengerjakan ini itu masih rancu dan sulit mendapat waktu luang. By the way, alhamdulillah, saat ini Si-Nduy tengah mengandung dengan usia tujuh bulan. Hehe..

Senang? Pasti. Hehe karena memang Si-Nduy ndak ada komitmen untuk menunda kehamilan. Alhamdulillah diberikan langsung oleh Allah. hihi 

Awalnya sempat nggak percaya sudah berbadan dua, karena masih pengantin baru kan yaa, masih seru-serunya pacaran secara sah. Tapi, alhamdulillah rezeki diberikan langsung. Alhasil, menjadi calon ibu muda tidak semudah yang dibayangkan Si-Nduy. 

Suami yang tadinya feel free terkait urusan makanan dan waktu Si-Nduy pergi-pergian sendiri, mulai protektif. Mulai dijaga ini itunya. Ada benarnya juga sih, karena dokter kandungan Si-Nduy bilang, usia kandungan 0-12 minggu itu masih rentan. Jadi kalau bisa makan yang bergizi dan seimbang. Tidak perlu minum susu atau suplemen ini itu, yang penting seimbang dan sekiranya bergizi untuk Ibu dan Janin.

Terlebih, untuk urusan pergi-pergian, selama ini Si-Nduy masih mengandalkan transportasi berbasis aplikasi online, seperti Go-Jek, Grab, dan Uber. Ketiganya menjadi andalan Si-Nduy kelilingan. Tapi semenjak usia kandungan 8 minggu, suami minta Si-Nduy naik taksi saja, jangan naik motor. Yaaa, berhubung suami yang minta, Si-Nduy nurut saja.

Sekedar share sih, hehe dokter kandungan Si-Nduy menyarankan, untuk sering konsumsi buah dan sayuran. Kalau tidak begitu doyan, ya ndak usah katanya, yang penting dalam seminggu minimal 4 hari makan sayuran atau buah. Lalu akhirnya, Si-Nduy mulai merengek minta beli Juicer. Jadilah itu, tiap hari order Go-Mart by Go-Jek ke fruits market di dekat rumah.

Alhamdulillah, semua berjalan lancar sekitar dua mingguan, hingga akhirnya Si-Nduy mulai bosan makanin buah. Haha Mulai beralih ke sayuran, sehingga setiap pagi Si-Nduy sambil hunting Nasi Uduk, nungguin teriakan "Sayurrr Sayurrr," dari abang tukang sayur gerobak.

Tetap saja, ada tukang sayur bukannya beli sayuran hijau, yang di stok malah bakso, jamur, dan paketan sayur sop. hihi tapi diselang seling sih, kadang beli bayam. Tapi kayaknya cuma tiga kali haha.. Berhubung Si-Nduy masih tinggal di kos-kosan, jadi semuanya itu dimasak menggunakan Magic Com :) Jadi yaaa, apa adanya aja, ndak bisa digoreng-goreng, semuanya rebus. Hehehe

Makan sayur setiap hari berlangsung hanya sekitar 10 harian lah. Ternyata Si-Nduy, mulai nggak suka menu makanan itu. Jadi, mulailah tangan ini gerilya ke aplikasi Go-Food by Go-Jek. Hahaha

Hal itu dimulai sejak kehamilan Si-Nduy masuk di bulan kelima. Mulai jorok lah makannya, apa aja dimakan. Ditambah lagi, karena setiap cek kehamilan, berat badan Si-Nduy ndak nambah-nambah, malah sempat turun sekilo. Jadi, suami akhirnya mengizinkan Si-Nduy untuk makan apa saja asalkan jangan menggunakan MSG alias Mecin/Vetsin/Micin atau apalah itu garam gula ndak boleh banyak-banyak. 

hihi tapi memang dasar Si-Nduy ini lebih senang menjadi Karnivora. Lebih senang memesan makanan seperti Tongseng Kambing/Sapi, Sate Ayam/ Kambing, Ikan Lele/Nila, Ayam/Bebek Goreng Sambal Hijau/Madura. Yaaa pedas dan daging! Itu favorite, Si-Nduy.

Sampai akhirnya, semua terjawab saat Si-Nduy periksa kandungan di bulan ke-enam, berat badan naik sebanyak delapan kilogram. Wow! Dokter pun curiga, "Ibu makan apa saja? Kok naiknya drastis hanya dalam waktu satu bulan, Hayoo makan dagingnya sering yaaa," ahahha ternyata sudah bisa diprediksi oleh si Dokter.

By the way, prediksi jenis kelamin untuk saat ini baby girl. Alhamdulillah. Tapi kata Dokternya jangan terlalu memikirikan jenis kelamin baby, karena kalau perempuan masih bisa ada kemungkinan sebetulnya laki-laki. Karena mungkin saat USG tidak terlihat dan tertutup oleh paha si baby. Yaa, Si-Nduy sih tiap USG ndak berharap sudah bisa ketahuan baby boy atau girl, yang penting baby ini  terpantau sehat dan lengkap organ vitalnya. 

So, sepertinya segini dulu yang bisa diceritakan. Tapi, lain waktu Si-Nduy janji akan berbagi cerita soal Honeymoon! hhihi lagi mengumpulkan foto-foto yang bisa dibagikan disini. Sampai jumpaa!




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencarian Gedung

Pencarian dimulai dari venue yang menjadi saksi bisu dalam acara Si-Nduy. Untuk lokasi, mencari yang dekat dengan akses kendaraan umum di daerah Rawamangun, Cililitan, atau Salemba. Oleh karena itu, Si-Nduy telah menuliskan mana saja gedung-gedung yang sekiranya cocok untuk masuk dalam list utama,  yaitu: 1. Aula Masjid At-Taqwa (IKIP Rawamangun) Aula berada di bawah Masjid At-Taqwa, jadi untuk Akad dapat dilaksanakan di Masjid, dan Resepsi di aula yang berada dibawahnya. Si-Nduy, belum punya fotonya saat ini. Nanti setelah cek lokasi, akan di upload foto-fotonya. Untuk harga, gedungnya saja 5.500.000,-. Itu sudah harga lepas tanpa ikatan katering dari pengelola. Kemudian, jika menggunakan Katering dari Ibu yang mengelola, untuk 250 Undangan sudah ada paket seharga 40.000.000,-. CP: 021-4897205 2. Aula Sudirman, Makodam Cililitan Belum dapat informasi lebih mengenai gedung ini. Tetapi Si-Nduy suka dengan suasana aula. Langit-langitnya tinggi, jadi tidak terlalu pe...

First Step!

Hari ini, Si-Nduy sudah memulai langkah awal dengan membayarkan uang DP gedung. hehe Alhamdulillah, kuitansi sudah ditangan dan BISMILLAH lancar sampai hari H. Oh iya, kami akhirnya memutuskan untuk setia pada pilihan utama kami yaitu Aula Masjid At-Taqwa IKIP Rawamangun. Alhamdulillah, Ibu Mustain menerima kami dengan senang hati (ya iyalah ya, hehe kan jadi DP). So, doain yaaa semoga kami lancar. Bismillah.